Tentang pemilihan jurusan, rasa penasaran, hingga publikasi jurnal

Dua tahun lalu, sempat mengalami situasi bimbang ketika harus menetapkan pilihan program studi untuk perkuliahan jenjang master di Durham University. Setelah berbagai pertimbangan dan konsultasi sana sini, akhirnya bismillah mantap memilih MSc in Islamic Finance and Management. Ya, tambahan Management-lah yang membedakannya dengan pilihan lainnya tersebut.

Ada 2 hal utama yang kemudian jadi alasan utama untuk akhirnya memilih prodi tersebut. Pertama, dengan memilih prodi tersebut berarti saya akan mendapat lebih banyak mata kuliah bermuatan ‘Islamic’ atau Syariah-nya. Kedua, sebagai alumni jurusan Akuntasi yang juga pernah mengambil mata kuliah Akuntansi Syariah saat S-1 di FEUI dahulu, pasti tertarik untuk meneruskan mata kuliah tersebut di jenjang S-2 ini. Terakhir, saya tertarik sekaligus penasaran dengan mata kuliah Islamic Management yang ditawarkan pada Prodi tersebut.

Alasan terakhir itulah yang sebenarnya membuat mata kuliah tersebut menjadi pelajaran yang paling ditunggu-tunggu. Sebab apa? Ya penasaran dengan konten perkuliahannya. Membahas apa sih? Seperti apa Islam memandang pola manajemen atau pola manajemen seperti apa yang sesuai dengan prinsip Islam?

Itulah kenapa, saat perkuliahan pertama pun saya langsung mengajukan pertanyaan kepada si Prof. Apa sih pentingnya belajar mata kuliah tersebut? Bukan kah di ilmu manajemen yang kita pelajari selama ini toh udah mengatur pola manajemen yang efektif, etika bisnis, good governance, dsb? Dan inti jawaban si prof adalah karena worldview Islam beda!

Boom. Jawaban macam begitu lah yang sukses membuat rasa penasaran itu makin menggebu-gebu. Alhasil, hamper setiap perkuliahan tersebut selalu mengajukan pertanyaan, bahkan setelah kelas berakhir. Dari situ mulai lah kenal dengan konsep ‘Islamic business ethics’ dan seterusnya.

Alhamdulillah, mempunyai istri yang berlatar belakang ilmu manajemen dan sedang mengambil topik tesis tentang Islamic Marketing membuat saya jadi punya saluran lebih untuk berdiskusi dan menelaah lebih dalam mengenai konsep tersebut. Dari mencari berbagai referensi bareng, obrolan santai hingga ‘perdebatan’ panjang sampai larut malam pun turut mewarnai diskusi kami berdua.

Hingga pada suatu hari, sempat mengeluh pada istri soal semangat yang akhir-akhir ini mulai mengendur. Memang setelah beberapa artikel berhasil dimuat media, gairah untuk menulis perlahan mulai kendur. Terlebih lagi, berbagai tugas kuliah dan jadwal ujian yang padat disertai dengan kerjaan dari organisasi turut menghinggapi kemalasan tersebut. Sebuah justifikasi untuk tidak produktif kala itu.

Alih-alih dimaklumi setelah membeberkan justifikasi seperti itu, justru respons istri di luar dugaan. “Mungkin tantangannya yang udah nggak relevan, mas” katanya. “Coba deh dinaikin levelnya”.

What? Maksud hati berkeluh kesah dengan ‘kesibukan’ yang mendera, tanggapannya justru malah dengan menaikkan tantangan. Sempet menyesal juga sih pikirku kalo tahu akan begini reaksinya. Sebab kayaknya sih setelah ini justru akan dikasih PR baru lagi.

Benar saja. “Kita nulis paper untuk dipublikasikan ke jurnal yuk!” sambungnya lagi.

Dalam kondisi setengah nggak percaya dan belum sempat menjawab apa-apa, istri pun sudah langsung bertitah “Kayaknya seru nih kalo nulis tentang Islamic advertising ethics. Kolaborasinya kan udah pas tuh, antara mahasiswa Islamic Finance and Management sama mahasiswi Marketing”.

Ya kalo istri udah bertitah begitu, kita mah apalah-apalah. Emang bisa apa?

Taraaa. Singkatnya, akhir bulan lalu pun paper kami tersebut published di Journal of Emerging Economies and Islamic Research (JEEIR). Salah satu jurnal Islamic finance di Malaysia.

JEEIR

Sejujurnya itu pun juga pilihan istri. Beliau, lebih sreg karena ada label ‘Islamic’ di Jurnal tersebut. Biar berkah katanya. Sekian.

P.S. Artikel tersebut bisa diunduh disini

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s